NARASIBARU.COM - Kementerian Luar Negeri China turut berkomentar mengenai konflik yang terjadi di Timur Tengah yang melibatkan tentara Hamas Palestina dan Israel.
Penyerbuan brigade Al-Qassam beberapa hari lalu menjadi kejutan besar atas konflik berkepanjangan dua negara itu.
Ratusan orang dari pihak Israel dikabarkan tewas dan ribuan lainnya terluka dalam penyergapan itu.
Terbaru, Israel melakukan balasan dengan membombardir kawasan permukiman di Jalur Gaza, Tepi Barat
Melihat konflik yang diprediksi akan membesar, pihak China menyatakan bahwa jalan keluar utama dari konflik Israel-Palestina yang berlarut-larut adalah pembentukan negara Palestina berdaulat.
Hal tersebut disampaikan Kementerian Luar Negeri China usai perang pecah antara Israel dengan kelompok Hamas pada akhir pekan ini, seperti dikutip Warta Kota dari Kompas.tv
Beijing mengaku "sangat khawatir" dengan eskalasi kekerasan yang signifikan antara Israel dan Palestina sejak Sabtu (7/10/2023) lalu.
Pemerintahan Xi Jinping pun menyerukan implementasi solusi dua negara untuk menyelesaikan konflik Israel-Palestina.
Artikel Terkait
Proyek Lumbung Pangan Disorot: Anggaran 2025 Dipakai di 2024 & Potensi Kerugian Negara
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Dampak Restorative Justice pada Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis