"Kekerasan yang dilakukan oleh pemukim terhadap penduduk Palestina semakin meningkat. Ini tidak dapat diterima dan harus dihentikan," tegas pernyataan tersebut, seperti dimuat AFP.
Kementerian Kesehatan Palestina pada Sabtu (28/10) mengatakan seorang warga Palestina berusia 40 tahun dibunuh oleh seorang pemukim Israel di desa Sawiya dekat Nablus saat dirinya tengah memanen buah zaitun.
Pada 11 Oktober lalu, empat warga Palestina juga dibunuh oleh pemukim Israel di desa Qusra.
Sejak diduduki Israel pada 1967, situasi di Tepi Barat menjadi sangat tegang. Beberapa serangan secara rutin dilancarkan oleh pasukan dan pemukim Israel terhadap penduduk Palestina di sana.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Proyek Lumbung Pangan Disorot: Anggaran 2025 Dipakai di 2024 & Potensi Kerugian Negara
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Dampak Restorative Justice pada Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis