NARASIBARU.COM, Jakarta - Hungaria akan memblokir bantuan keuangan lebih lanjut Uni Eropa ke Ukraina, menyusul apa yang dikatakan menteri luar negerinya sebagai "sikap Kyiv yang semakin agresif terhadap tetangganya di Uni Eropa."
Hungaria berencana memblokir bantuan keuangan Uni Eropa ke Ukraina senilai €500 juta euro atau sekitar Rp8 triliun untuk saat ini, dan akan enggan mendukung sanksi lebih lanjut terhadap Rusia, kata Menteri Luar Negeri Peter Szijjarto pada Rabu 17 Mei 2023.
“Adil untuk mengatakan bahwa kami sudah cukup,” kata Szijjarto dalam konferensi pers di Wina.
Szijjarto menyebutkan tiga perkembangan yang mendukung keputusan Hungaria tersebut. Mereka memasukkan keputusan Ukraina untuk menambahkan OTP Bank Nyrt., pemberi pinjaman terbesar Hungaria, ke dalam daftar hitam perusahaan yang masih berbisnis di Rusia.
Dia juga mengatakan bahwa Ukraina membatasi hak pendidikan warga etnis Hungaria di negara itu. Dia juga menunjuk ke sebuah laporan dari Washington Post yang menunjukkan bahwa Presiden Volodymyr Zelensky pernah berbicara tentang meledakkan pipa yang mengirimkan minyak dari Rusia ke Hungaria melalui Ukraina.
“Saya ingin memperjelas bahwa selama Ukraina mempertahankan OTP dalam daftar sponsor perang internasionalnya, kami tidak dapat mendukung keputusan yang membutuhkan pengorbanan ekonomi dan keuangan baru dari pihak Uni Eropa dan negara-negara anggotanya,” kata Szijjarto. “Hal yang sama berlaku untuk sanksi.”
Artikel Terkait
Dokumen Epstein Ungkap Hubungan Hary Tanoe & Trump, Misteri Indonesian CIA Terbongkar
Dokumen Epstein Ungkap Kunjungan ke Bali 2002 dan Tautan ke Donald Trump
10 Surat Tanah Tidak Berlaku 2026: Segera Urus Sertifikat di BPN!
5 Rekomendasi Bare Metal Server Terbaik 2024 untuk SaaS dan Startup