Dengan diberikannya fasilitas-fasilitas tersebut, diharapkan proyek-proyek strategis dapat direalisasikan lebih cepat.
Baca Juga: Eksplorasi Seni Budaya Minangkabau! Perbedaan antara Randai dan Teater Bangsawan Sumatera Barat
Baru-baru ini, pihak Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) kembali buka suara terkait nasib 58 proyek strategis nasional (PSN) yang belum juga dimulai pembangunannya.
Ada kemungkinan beberapa proyek strategis pemerintahan Presiden Jokowi tersebut bakal dicoret.
Menanggapi hal tersebut, Ketua KPPIP Wahyu Utomo mengaku sempat membahas nasib 58 PSN bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, namun pembahasan terkait berapa PSN yang akan dilepas belum sempat dibahas.
“Kemarin itu sempat rapat dengan pak Menko, tapi isu berapa angka pastinya itu belum sempat dibahas, karena kita sudah rapat 2 jam masih ada beberapa yang pending, sehingga kita sudah laporkan ke Presiden,” kata Wahyu.
Setelah laporan itu disampaikan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana untuk menggelar rapat untuk membahas berapa PSN yang akan dilanjutkan dan dicoret.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: harianhaluan.com
Artikel Terkait
Dokumen Epstein Ungkap Hubungan Hary Tanoe & Trump, Misteri Indonesian CIA Terbongkar
Dokumen Epstein Ungkap Kunjungan ke Bali 2002 dan Tautan ke Donald Trump
10 Surat Tanah Tidak Berlaku 2026: Segera Urus Sertifikat di BPN!
5 Rekomendasi Bare Metal Server Terbaik 2024 untuk SaaS dan Startup