Menurutnya, APK yang baru dipasang dua minggu tersebut ditemukan robek dengan kondisi yang nyaris sama. Diduga perusakan tersebut dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab dengan cara merobek APK menggunakan pisau atau benda tajam.
”Selama dua pekan dipasang masih utuh, kok tahu-tahunya sudah robek. Kerusakannya seperti disengaja menggunakan benda tajam,” jelasnya.
Salah satu APK yang dirusak berada di depan rumahnya, tepatnya di gapura masuk. Setelah ditelusuri, ternyata baliho bergambar dirinya dan capres Ganjar Pranowo yang dipasang di sejumlah titik di Kecamatan Blimbingsari juga mengalami kerusakan serupa.
Curiga dengan perusakan baliho tersebut, Erik mulai melakukan penyelidikan dan didapati bahwa baliho miliknya sengaja dirusak oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
Erik mengaku tidak berani menduga siapa orang yang telah merusak APK bergambar dirinya tersebut. Dia juga mengevaluasi diri terkait tindakan perusakan APK tersebut.
”Saya memilih introspeksi diri. Tim sukses dan pendukung kami minta tidak terprovokasi atas kejadian perusakan APK tersebut,” pungkasnya.
Sementara dikonfirmasi terpisah,Ketua Bawaslu Banyuwangi Adrianus Yansen Pale mengaku belum menerima laporan perusakan APK atas nama Erik Trisdiantana sehingga belum bisa memberikan keterangan.
”Belum ada laporan masuk ke Bawaslu,” ucapnya.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: kabarrakyat.id
Artikel Terkait
Dugaan Aliran Uang Rp50 Juta untuk Ibu Menteri Terungkap di Sidang Kasus K3 Kemnaker
Dokumen Epstein Ungkap Hubungan Hary Tanoe & Trump, Misteri Indonesian CIA Terbongkar
Dokumen Epstein Ungkap Kunjungan ke Bali 2002 dan Tautan ke Donald Trump
10 Surat Tanah Tidak Berlaku 2026: Segera Urus Sertifikat di BPN!