Ia pun mengaku sempat bertemu Mahfud dan bertanya mengenai tuntutan Richard Eliezer yang lebih tinggi dari terdakwa lainnya.
“Kita ketemunya 1 Februari 2023 dimana kasus itu sudah masuk dalam tahap penuntutan. Malah di situ saya nanya sama Pak Mahfud gimana Pak pendapat Bapak terkait tuntutan Richard kok tinggi banget. Karena kan dia dituntut itu lebih tinggi dari terdakwa yang lain selain Bapak FS,” jelasnya.
Baca Juga: Martin Simanjuntak Bantah Pernyataan Mahfud MD Soal Laporan Pembunuhan Brigadir J Mental-Mental
Selain itu, di internet juga beredar informasi bahwa ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat, sempat bertemu dengan Mahfud pada Agustus 2022 lalu.
Martin membenarkan jika ayah Brigadir J pernah bertemu Mahfud, akan tetapi ia menegaskan bahwa hal tersebut dalam peristiwa yang berbeda dan tanpa kehadiran pihaknya.
Ia pun mengaku tidak mengetahui detail yang dibahas antara ayah Brigadir J dengan Mahfud.
Namun, jika melihat dari pemberitaan di internet diketahui ayah Brigadir J menyampaikan keluhan dan keyakinan tentang peristiwa pembunuhan di rumah Ferdy Sambo.
“Tapi yang disampaikan di video itu kan jelas Kamaruddin Simanjuntak, Irma Hutabarat, dengan keluarga menghadap Mahfud. Saya pastikan itu enggak ada peristiwa nangis-nangis bareng sama kita itu enggak ada,” ujarnya.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: ayojakarta.com
Artikel Terkait
Proyek Lumbung Pangan Disorot: Anggaran 2025 Dipakai di 2024 & Potensi Kerugian Negara
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Dampak Restorative Justice pada Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis