Pasca-misi Apollo 17 saat manusia pertama kali menginjakkan kaki di Bulan pada Desember 1972, banyak misi tanpa awak telah dikirim ke sana dalam beberapa tahun terakhir, dengan tingkat keberhasilan yang berbeda. Namun, masih butuh waktu agar manusia bisa menginjakkan kaki lagi di Bulan.
Dalam misi terbaru, China berencana akan mengirim manusia ke Bulan pada 2030, sedangkan Rusia pada 2031. Kedua badan antariksa tersebut mempertimbangkan untuk membuat reaktor nuklir dengan pembangunan tanpa melibatkan manusia.
“Hari ini, kami serius mempertimbangkan proyek untuk mengirim manusia ke Bulan dan memasang reaktor listrik di sana bersama dengan mitra kami China antara tahun 2033 dan 2035,” ujar Yury Borisov, CEO Badan Antariksa Rusia Roscosmos sebagaimana dikutip IFLScience.
“Ini adalah tantangan yang sangat serius… hal ini harus dilakukan dalam mode otomatis, tanpa kehadiran manusia.”
Artikel Terkait
Proyek Lumbung Pangan Disorot: Anggaran 2025 Dipakai di 2024 & Potensi Kerugian Negara
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Dampak Restorative Justice pada Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis