KLIKANGGARAN—Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi ikut buka suara terkait kenaikan besaran pajak hiburan.
Pemkot Bekasi pun berencana akan menjalankan aturan pemerintah pusat mengenai besaran pajak hiburan sebesar 40-75 persen.
Rencana Pemkot Bekasi mengikuti aturan pemerintah pusat untuk menaikkan pajak hiburan disampaikan Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi, Raden Gani Muhammad, Kamis (25/1/2024).
Baca Juga: KPU Bolehkan Presiden Kampanye, Ini Syaratnya
Melansir rri.co.id, Raden Gani Muhammad menyatakan sesuai aturan perundang-undangan Pemkot Bekasi bertugas menjalankan ketentuan perundang-undangan. Sehingga, apapun aturan yang dibuat pemerintah pusat Pemkot Bekasi akan mengikutinya.
"Kaitan dengan pajak dan retribusi daerah sudah diatur diundang-undang. Kita mengikuti saja," kata dia.
Dalam prosesnya jika ada pihak yang keberatan, Gani meminta pihak tersebut menempuh jalur hukum. Pihak yang keberatan dipersilakan menggugat aturan yang ada, baik undang-undang maupun peraturan daerah (perda).
Artikel Terkait
Bentrokan TKA China vs Pekerja Lokal di Proyek IPIP Kolaka: 4 WNA Diamankan Polisi
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi, Penyebab, dan Dampaknya
Korban Longsor Cisarua: 23 Marinir Tertimbun, 4 Meninggal Dunia | Update Evakuasi
Suami Korban Jambret Sleman Jadi Tersangka, Ini Kronologi Lengkap Hingga 2 Pelaku Tewas