Komunitas daring ramai memberikan tanggapan terhadap pernyataan rektor Paramadina tersebut. Banyak yang membaca pernyataan itu sebagai sindiran terhadap kasus tertentu.
"Punya ijazah UGM tapi disembunyikan itu sangat aneh banget," tulis akun @CanduangPutra.
Sementara itu, akun @KolektorBatu berkomentar, "Prof siap-siap diserang Termul, walaupun twit Prof engga nyebut junjungannya. Maklum bayaran dan koslet."
Tak sedikit pula yang meminta kejelasan, seperti @AmalinaMei23 yang bertanya, "siapa prof? kasih clue dong xixixixi."
Pernyataan Prof. Didik J. Rachbini ini kembali memanaskan diskusi publik mengenai transparansi dan integritas dokumen akademik, terutama bagi figur publik. Isu ini diperkirakan akan terus menjadi bahan perbincangan di berbagai platform.
Artikel Terkait
Analisis Pilpres 2029: Prabowo Diprediksi Tak Akan Pilih Cawapres Muda, Sjafrie Sjamsoeddin Jadi Usulan
Dokter Tifa Klaim Kubu Jokowi Tawarkan Restorative Justice di Kasus Ijazah: Fakta & Kronologi Terbaru
Mahfud MD: KPK Kini Lebih Aktif & Bebas, Jangan Dipegang Lehernya
Peluang Sjafrie Sjamsoeddin Jadi Cawapres Prabowo 2029 Kecil, Ini Kata Ray Rangkuti