Ia menyebutkan sejumlah nama top semisal Nasaruddin Umar, Mahfud MD, hingga Khofifah Indar Parawansa.
"Suiapapun dari mereka-mereka ini yang dilirik jadi cawapres, bagi kami tentu sebuah tanda, memang NU ini jadi sebuah kekuatan politik yang diperhitungkan," ungkapnya.
Sementara itu, Cak Imin atau Muhaimin Iskandar alias Gus Muhaimin nampak begitu yakin bertarung dalam Pemilu 2024 baik sebagai calon presiden (capres) hingga calon wakil presiden (cawapres).
Bahkan, Cak Imin mengaku telah mendapat perintah para kiai Nahdlatul Ulama (NU).
Hal itu diungkapkan Ketum PKB saat agenda pertemuan dengan para kader NU di Makassar, Sulawesi Selatan.
"Insyaallah, saya kan sudah diperintah oleh para kiai, PKB, untuk maju sebagai capres atau cawapres," tutur Cak Imin, Sabtu (20/5/ 2023).
Cak Imin meyebut, dalam waktu dekat ini PKB bersama Partai Gerindra akan mengumumkan cawapres pendamping Prabowo Subianto.
"Sampai saat ini, solid kita bersama Gerindra, tinggal menunggu waktu yang tepat. Tetap saya jadi cawapres," katanya.
Perlu diketahui, dalam catatan sejarah politik di tanah air, pada 2008 silam, internal PKB sempat bergejolak.
Konflik itu terjadi antara Gus Dur dengan Cak Imin. Ketika konflik saat itu, Yenny pernah menyampaikan Cak Imin merupakan sosok yang mengeluarkan Gus Dur dari PKB melalui Muktamar Luar Biasa PKB di Ancol, Jakarta pada 2008 lalu.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Rocky Gerung: Jokowi Tak Bisa Tenang Sebelum Kasus Ijazah & Hukum Keluarga Terbukti
Eggi Sudjana Sebut Roy Suryo Belagu Soal Kasus Ijazah Jokowi: Analisis & Daftar Tersangka Terbaru
Kontroversi Ijazah Jokowi: Rektor UGM Sebut 2 Tanggal Lulus Berbeda, Mana yang Benar?
Reshuffle Kabinet Prabowo: Strategi Lepas dari Geng Solo dan Bayang-Bayang Jokowi?