Buni Yani Ragukan Kinerja KPK Meski Rajin Gelar OTT: "Harus Berani Usut Jokowi"
NARASIBARU.COM - Peneliti media dan politik Buni Yani memberikan respons kritis terhadap rutinitas operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Buni Yani mengungkapkan keraguannya terhadap komitmen KPK dalam pemberantasan korupsi, meski lembaga antirasuah itu dinilai aktif melakukan operasi senyap.
"Sebagai rakyat Indonesia, kami sama sekali tidak bisa dibuat yakin oleh KPK sebelum mengusut dugaan korupsi Jokowi dan keluarganya," tulis Buni Yani dalam pernyataan yang dikutip dari akun Facebook pribadinya, Minggu 8 Februari 2026.
Latar Belakang OTT KPK Terbaru di Depok
Pernyataan Buni Yani muncul menyusul aksi OTT terbaru KPK yang menyasar sektor peradilan dan pengelolaan aset negara. Operasi tersebut digelar pada Kamis malam, 5 Februari 2026, di wilayah Depok.
Artikel Terkait
Liu Xiaodong Jadi Tahanan Rumah: Dalang Pencurian Emas 774 Kg di Kalbar Terancam 20 Tahun Penjara
Kronologi Lengkap OTT KPK di PN Depok: Pengejaran Malam, Rp850 Juta, dan 7 Tersangka
KPK Geledah Kantor Bea Cukai Rawamangun: 6 Tersangka Kasus Suap Impor PT Blueray Cargo
Vonis 4 Pemuda Aniaya Maling di Aceh Tengah: 3 Bulan Percobaan & 150 Jam Kerja Sosial