Dengan merujuk survei pada tingkat kepercayaan publik akan lembaga Kejaksaan sepanjang tahun 2023 sampai terakhir di Januari 2024 mencapai 76,2 persen tercatat di Indikator Politik Indonesia.
Hal ini menjadi pertimbangan yang digodok dalam evaluasi Komisi Kejaksaan (Komjak) dengan hasil mendesak peningkatan kesejahteraan jaksa dan aparatur kejaksaan di Indonesia.
Dalam kesempatannya, Ketua Komisi Kejaksaan Dr. Barita Simanjuntak, S.H.,M.H., menyampaikan evaluasi terhadap kinerja Kejaksaan Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Jaksa Agung, ST. Burhanuddin. Hasil pengawasan, pemantauan, dan penilaian Komisi Kejaksaan selama 5 tahun terakhir menunjukkan adanya transformasi positif di lembaga Kejaksaan, yang mana Kejaksaan berhasil menjadi lembaga penegak hukum modern, yang paling dipercaya oleh masyarakat.
Implementasi keadilan restoratif oleh Kejaksaan berdasarkan Peraturan Jaksa Agung Nomor 15 Tahun 2020, memberikan dampak positif dalam mewujudkan penegakan hukum yang humanis.
Buktinya, Kejaksaan RI bahkan memperoleh Special Achievement Award dari Organisasi Jaksa Dunia (International Association of Prosecutors) lantaran dinilai berhasil menerapkan keadilan restoratif justice di Indonesia serta memiliki kepedulian terhadap perkara yang melibatkan masyarakat kecil.
Artikel Terkait
APH Ditantang Periksa Jokowi Terkait Kasus Korupsi Minyak Pertamina dan Kuota Haji
Kejagung Geledah Rumah Siti Nurbaya, Dugaan Korupsi Sawit Rp 450 Triliun Terungkap
Harga Chromebook Kemendikbud Rp 5,7 Juta, Nadiem Makarim Bantah Keras Isu Rp 10 Juta
Yaqut Cholil Qoumas Dipanggil KPK Lagi, Saksi Kunci Kasus Korupsi Kuota Haji Rp1 Triliun