Iran Ancam Serang Pangkalan Militer AS di Timur Tengah: Analisis & Dampaknya

- Jumat, 20 Februari 2026 | 19:50 WIB
Iran Ancam Serang Pangkalan Militer AS di Timur Tengah: Analisis & Dampaknya

Iran Ancam Serang Pangkalan dan Aset Militer AS di Kawasan Jika Diserang

Iran secara resmi memperingatkan Amerika Serikat bahwa seluruh pangkalan militer, fasilitas, dan aset milik AS di kawasan Timur Tengah akan menjadi target yang sah jika Washington benar-benar melancarkan serangan militer ke Teheran.

Peringatan Resmi Iran kepada PBB

Peringatan keras ini disampaikan oleh Duta Besar Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Amir-Saeid Iravani, melalui surat resmi yang ditujukan kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan Presiden Dewan Keamanan PBB pada Jumat, 20 Februari 2026.

Surat tersebut merupakan respons langsung terhadap pernyataan Presiden AS Donald Trump yang membuka kemungkinan penggunaan pangkalan militer sekutu, termasuk fasilitas di sebuah pulau di Samudra Hindia, jika upaya diplomasi nuklir gagal mencapai hasil.

Iran Sebut Ancaman AS Picu Risiko Agresi Militer

Dalam suratnya, Iravani menegaskan bahwa pernyataan agresif dari Presiden Amerika Serikat menandakan risiko nyata agresi militer. "Konsekuensinya akan membawa malapetaka bagi kawasan dan menjadi ancaman serius bagi perdamaian dan keamanan internasional," tulisnya.

Iran mendesak Dewan Keamanan PBB untuk memastikan AS segera menghentikan segala ancaman penggunaan kekerasan yang dinilai melanggar hukum internasional.

Komitmen Diplomasi dan Peringatan Balasan


Halaman:

Komentar