Anwar menyatakan telah melaporkan kasus kematian anaknya yang diduga kuat akibat penganiayaan ini kepada pihak kepolisian. Jenazah NS telah menjalani proses autopsi untuk mengungkap penyebab kematiannya.
Tim forensik RS Bhayangkara TK II Setukpa Sukabumi dalam pemeriksaan awal menemukan sejumlah luka bakar di beberapa bagian tubuh korban. Meski demikian, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium lebih lanjut.
Harapan Keadilan dari Keluarga Korban
Di tengah kesedihannya, Anwar berharap aparat penegak hukum dapat bertindak tegas. "Harapan saya, kalau memang ini terbukti, biar jadi efek jera. Kita harus ingat negara kita ini negara hukum. Apa pun perlakuan manusia di muka bumi ini harus bisa dipertanggungjawabkan, jadi jangan semena-mena," tegasnya.
Kasus meninggalnya NS, santri dari Sukabumi ini, kini menjadi perhatian publik. Masyarakat menanti kejelasan proses hukum dan siapa pelaku di balik tragedi yang merenggut nyawa anak berusia 12 tahun tersebut.
Artikel Terkait
Pelajar MTS Tewas Diduga Dihantam Helm Brimob di Tual, Polri Janji Proses Hukum Transparan
Bocah 12 Tahun di Sukabumi Meninggal Didianiaya Ibu Tiri: Kronologi & 5 Fakta Terbaru
Oknum Brimob Aniaya Siswa Madrasah di Tual Tewas: Kronologi & Proses Hukum Polda Maluku
Sumber Dana Ipda Purnomo: Dari Tunjangan Polisi Hingga YouTube untuk Bantu ODGJ & Guru PPPK