Keputusan ini diambil setelah berbulan-bulan perdebatan mengenai penggunaan abaya para siswi muslim di sekolah-sekolah Prancis.
Pakaian tersebut semakin banyak dikenakan di sekolah-sekolah, sehingga menyebabkan perpecahan politik di sekolah-sekolah.
“Sekulerisme berarti kebebasan untuk membebaskan diri melalui sekolah,” kata Attal lagi.
“Isyarat keagamaan, yang bertujuan untuk menguji perlawanan republik terhadap perlindungan sekuler yang harus dimiliki sekolah,” lanjut dia.
Seperti diketahui, Prancis telah melarang penggunaan jilbab di sekolah-sekolah pemerintah sejak 2004 silam.
Sumber: indozone
Artikel Terkait
Proyek Lumbung Pangan Disorot: Anggaran 2025 Dipakai di 2024 & Potensi Kerugian Negara
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Dampak Restorative Justice pada Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis