Pasalnya rakyat semakin resah dengan modus Jokowi untuk menjegal Anies Baswedan, karena di ujung kekuasaan mantan Wali Kota Solo itu mengumumkan akan cawe-cawe atau tidak netral dalam Pilpres 2024.
“Kenapa Jokowi begitu panik dan khawatir Anies Capres? Jawabannya sederhana: Anies dan rakyat makin terkonsolidasi menggalang perubahan untuk menghentikan praktek kekuasaan yang korup dan tidak berkeadilan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Faizal menilai Anies telah berhasil menyatukan kesadaran rakyat dari berbagai level serta keragaman.
“Semakin membesar desakan perubahan, semakin membuat panik Jokowi dan kelompoknya,” ujarnya.
Sementara itu, Jokowi menyampaikan pernyataannya terkait akan cawe-cawe pada saat bertemu dengan para pemimpin redaksi sejumlah media serta content creator seperti Akbar Faisal, Helmy Yahya, dan Arie Putra.
Jokowi menegaskan cawe-cawe yang dimaksudnya tentu masih dalam koridor aturan.
Artikel Terkait
Yoon Suk Yeol Dituntut Hukuman Mati: Kronologi, Fakta, dan Jadwal Sidang Terbaru
Cara Efektif Menggunakan AI PPT Maker: Panduan Lengkap 2025 untuk Konversi Teks ke Slide
Kecelakaan Tambang Emas Antam di Bogor: Pekerja Terjebak, Asap Tebal & Evakuasi Terkini
Residivis Ponorogo Bobol Rumah Tetangga 3 Jam Setelah Bebas dari Penjara