Pasalnya, Jokowi tidak pernah mau menghadiri sidang ijazah di pengadilan dan diminta absen dengan alasan sakit.
"Artinya, keliru bahwa Jokowi sakit," Direktur ABC Riset & Consulting Erizal dikutip dari akun Facebook pribadinya, Kamis 20 November 2025.
Sebelumnya, kata Erizal, Ketua Harian PSI Ahmad Ali bahkan mengatakan bahwa Jokowi akan beristirahat untuk memulihkan kesehatannya sampai tahun 2027 dan setelah itu, baru turun ke masyarakat memenangkan PSI sampai 2029.
Hal inilah yang kemarin diprotes Pegiat media sosial Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa soal sakitnya Jokowi. Kalau ada agenda politik yang menguntungkan akan sehat, tapi kalau tidak menguntungkan tiba-tiba sakit.
"Makanya dokter Tifa yakin Jokowi tak akan hadir di pengadilan karena sakit. Istilahnya, alergi pengadilan," kata Erizal.
Agaknya, sambung Erizal, begitulah gaya berpolitik Jokowi. Sakit pun bisa jadi bahan dipolitisasi.
"Bisa jadi nanti orang tak percaya kalau Jokowi benar-benar sakit. Sakit atau sehat tergantung apa yang sedang dihadapi," pungkas Erizal.
Artikel Terkait
Roy Suryo Sindir Pertemuan Eggi Sudjana dengan Jokowi: Cuma Segitu Toh Akhirnya
Pertemuan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis dengan Jokowi di Solo Dikonfirmasi: Fakta dan Kronologinya
6 Versi Ijazah Jokowi Menurut Dokter Tifa: Benarkah Ada dari Polda Metro Jaya?
PKS di Pilkada DPRD 2026: Pilih Kekuasaan atau Konsistensi? Analisis Sikap