Huda menambahkan, fokus PKB saat ini adalah membantu agenda strategis Prabowo Subianto, terutama terkait komitmen membangun sistem ekonomi baru yang berlandaskan konstitusi, sebagaimana tertuang dalam Pasal 33 UUD 1945.
Beda Sikap dengan PAN yang Usung Zulkifli Hasan
Berbeda dengan PKB, Partai Amanat Nasional (PAN) telah memberi sinyal kuat untuk mendukung kembali Prabowo Subianto di Pilpres 2029. Namun, PAN juga membuka peluang menduetkan Prabowo dengan Ketua Umum mereka, Zulkifli Hasan.
Wakil Ketua Umum DPP PAN, Eddy Soeparno, menyatakan hal itu di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Kamis, 5 Februari 2026. Ia menegaskan dukungannya untuk Zulkifli Hasan mendampingi Prabowo Subianto pada pemilihan presiden tiga tahun mendatang.
Dengan demikian, meski dukungan untuk Prabowo dua periode semakin kuat dari partai koalisi, dinamika pasangan calon untuk Pilpres 2029 masih akan menyimpan sejumlah kemungkinan.
Artikel Terkait
Jokowi Gabung PSI: Strategi Politik atau Upaya Pengaruhi Kasus Hukum?
Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Ditahan KPK, Warganet Sindir Mulyono dari Solo
Juda Agung Dilantik Jadi Wamenkeu: Profil, Karier BI-IMF, dan Kekayaan Rp56 Miliar
Retno Marsudi Dipanggil Prabowo ke Istana, Warganet: Rindu Menlu Berintegritas dan Cerdas