MAGELANG, KILATSOLO.COM - Kasus pembunuhan Korban perempuan yang jasadnya ditemukan di kubangan kolam di Desa Krasak, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang berhasil diungkap. Aksi biadab itu dipicu lantaran tersangka kesal lantaran kerap dicela dan dibandingkan dengan pria lain oleh korban.
Kapolresta Magelang, AKBP Mustofa mengatakan, Korban datang ke rumah Tersangka S (44) dengan diantar oleh anak kandung korban pada Jumat (15/1/2024) pukul 22.00 WIB. Kedatangan korban, untuk meminta tersangka mengantar ke tukang pijat Pak Man di Dusun Kwiyu, Desa Sriwedari, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang.
Baca Juga: Polres Purbalingga Ungkap Penyalahguna Obat Terlarang Seberat 26,49 Gram
“Saat datang, korban marah-marah kepada tersangka karena tidak bisa dihubungi lewat handphone. Tersangka pun menjelaskan alasan perihal handphone miliknya tidak bisa dihubungi,” terang Mustofa, Selasa (9/1/2024).
Namun, sambil marah-marah korban memaksa untuk diantar ke tukang pijat dan harus saat itu juga diantar. Bahkan korban mencaci perihal tersangka cacat pada telinga sebelah kiri dan juga dianggap tidak perhatian.
Artikel Terkait
APH Ditantang Periksa Jokowi Terkait Kasus Korupsi Minyak Pertamina dan Kuota Haji
Kejagung Geledah Rumah Siti Nurbaya, Dugaan Korupsi Sawit Rp 450 Triliun Terungkap
Harga Chromebook Kemendikbud Rp 5,7 Juta, Nadiem Makarim Bantah Keras Isu Rp 10 Juta
Yaqut Cholil Qoumas Dipanggil KPK Lagi, Saksi Kunci Kasus Korupsi Kuota Haji Rp1 Triliun