"Tapi menarik Kejagung ini, Kejagung dipresepsi dekat dengan the rulling party karena adeknya tokoh dari the rulling party," ujarnya dikutip WE NewsWorthy dari YouTube Refly Harun, Rabu (24/5).
Namun dalam kasus BTS yang menyeret mantan Menkominfo Johnny G Plate, Kejagung sepertinya bekerja untuk istana, dan tidak mengarah pada PDIP.
"Tapi dalam kasus BTS ini, dia kok kayaknya bekerja untuk istana, itu yang benar sebetulnya, karena dia kan anak buah presiden," ungkapnya.
"Tapi orang kan sudah biasa menganalisisi berdasarkan relasi politik yang ada, misalnya dianggap kalo Kapolri nah itu orangnya istana, tapi kalau dia Kejagung ah itu orangnya the rulling party," tandasnya.
Sumber: newsworthy
Artikel Terkait
Roy Suryo Lapor Balik Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis ke Polisi, Ini Alasannya
Ahok Tantang Jaksa Periksa Jokowi Terkait Kasus Korupsi BBM Pertamina Senilai Rp 285 Triliun
Ahok Bongkar Korupsi Pertamina: Periksa Erick Thohir dan Jokowi untuk Tuntas
KPK Minta Noel Ebenezer Buka Suara Soal Parpol K di Sidang, Bukan di Media