Beras yang diberikan termasuk kualitas bagus yakni beras medium impor dari Thailand. “Beras kualitas sangat bagus Mudah-mudahan ini bawa berkah,” ujarnya.
Pimpinan Perum Bulog Wilayah Kaltimra Amrullah menambahkan, penyaluran dari Januari hingga Juni 2024. Mekanismenya, Kantor Pos mengirim ke Kelurahan. Selanjutnya, para penerima mengambil di Kelurahan. "Kita kerja sama dengan Kantor Pos Indonesia,” ungkapnya.
Amrullah menyebut, data 2023 sedikit berbeda dengan data 2024 untuk penerima beras penerima bantuan pemerintah. Jika sebelumnya 11 ribuan, sekarang 14 ribu, artinya ada penambahan 3.000 orang.
Pembagian beras gratis ini merupakan bagian upaya pemerintah meringankan beban masyarakat yang sempat mengalami kesulitan akibat naiknya harga beras.
"Ini juga upaya pemerintah menekan angka inflasi dari beras pada 2023 yang cukup tinggi. Kami berharap bisa tahan kenaikan harga beras,” ucapnya. (fredy janu/kpfm)
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: balpos.com
Artikel Terkait
Video Viral Cukur Kumis: Fakta Hoax Penangkapan Wanita Berhijab & Klarifikasi
Klarifikasi TNI Soal Video Viral Anies Baswedan Bertemu Intel di Karanganyar: Pertemuan Tak Disengaja
Liu Xiaodong, Otak Pencurian Emas 774 Kg di Ketapang, Resmi Dilimpahkan ke Kejaksaan
Riza Chalid: Profil, Kasus Korupsi Pertamina, dan Status Buronan Interpol