Kapal dilaporkan mengalami mati mesin dalam perjalanan dari Pulau Komodo menuju Pulau Padar sekitar pukul 20.00 WITA, sebelum akhirnya tenggelam.
Update Pencarian Hingga Hari ke-9
Hingga laporan ini dibuat, sudah dua korban yang berhasil ditemukan tim SAR. Sebelum Fernando, pada Senin (29/12/2025), tim menemukan jenazah salah satu anaknya di perairan utara Pulau Serai berdasarkan informasi warga.
Dua korban lainnya, yaitu dua anak Fernando, masih dalam proses pencarian intensif. Operasi penyisiran melibatkan berbagai armada seperti Kapal RIB Pos SAR Manggarai Barat, Sea Rider KSOP Labuan Bajo, RIB Lanal Maumere, RIB Ditpolair Polda NTT, dan Kapal KPC Ditpolair Polda NTT.
"Tim SAR Gabungan... melakukan penyisiran di Perairan Utara Pulau Padar sejak pagi hingga pukul 18.00 Wita," jelas Fathur Rahman, Kepala Kantor SAR Maumere yang bertindak sebagai SAR Mission Coordinator (SMC).
Lokasi Kejadian: Labuan Bajo dan Taman Nasional Komodo
Musibah ini terjadi di kawasan wisata dunia, Labuan Bajo, yang merupakan pintu gerbang menuju Taman Nasional Komodo. Labuan Bajo terletak di ujung barat Pulau Flores, NTT, dan menjadi ibu kota Kabupaten Manggarai Barat. Operasi SAR terus berlangsung di perairan sekitar pulau-pulau tersebut.
Artikel Terkait
7 Destinasi Hidden Gem Viral 2026 untuk FYP TikTok & Cara Download Tanpa Watermark
Blokade Jalan Desa di Blora Viral, Warga Protes Lahan Tergerus Pelebaran Jalan
Atalia Praratya dan Ridwan Kamil Resmi Cerai: Detail Putusan Hakim & Sidang E-Court 2026
Anak Politisi PKS Maman Suherman Tewas Ditikam: Kronologi, Pelaku HA, dan Tuntutan Hukuman Mati