Beredar informasi bahwa video blunder tersebut konon tersimpan di platform Terabox. Namun, hingga saat ini tidak ada bukti valid yang mengonfirmasi keberadaan link video Ratu Alfauziah di Terabox tersebut. Banyak tautan yang beredar justru merupakan hoaks atau link palsu yang berpotensi membahayakan perangkat dan data pengguna. Satu-satunya konten yang dapat dipastikan keasliannya adalah unggahan di akun TikTok resminya yang memiliki hampir 200 ribu pengikut.
Cara Aman Mengikuti Kabar Viral Ratu Alfauziah
Untuk menghindari risiko penipuan dan malware, ikuti langkah-langkah aman berikut:
- Akses Hanya Akun Resmi: Pastikan Anda hanya mengikuti akun verifikasi atau akun dengan username yang tepat dan jumlah pengikut realistis.
- Hindari Klik Tautan Mencurigakan: Jangan klik link yang dijanjikan di komentar atau pesan pribadi untuk menonton video "eksklusif".
- Gunakan Platform Resmi: Konten yang valid biasanya akan tersedia di platform utama (seperti TikTok) tanpa perlu link pihak ketiga.
Kesimpulan
Fenomena viral Ratu Alfauziah berawal dari konten liburan yang relatable, lalu dibumbui spekulasi video call yang belum terbukti. Masyarakat digital diimbau untuk bersikap kritis dan bijak. Jangan mudah terpancing klik link tidak jelas dan selalu prioritaskan keamanan data pribadi dengan hanya mengandalkan sumber informasi yang resmi.
Artikel Terkait
Korupsi Tambang dan Sawit Rugikan Negara Rp186,48 Triliun, Menteri Keuangan Akan Gunakan AI
Ustaz Abdul Somad Unggah Penolakan Ceramah, Tersangka Korupsi Haji Gus Yaqut Jadi Sorotan
Gus Yahya PBNU Buka Suara Soal Adiknya, Gus Yaqut, Jadi Tersangka Korupsi Kuota Haji
BNPB Hentikan Pencarian Korban Bencana Sumut & Sumbar 2026: Data Korban & Status SAR