Presiden ke-8 Indonesia itu juga meminta seluruh jajaran menteri dan pejabat tinggi negara untuk bekerja dengan penuh keyakinan dan tanpa keraguan. Prinsip utamanya adalah setiap kebijakan dan tindakan harus semata-mata untuk kepentingan rakyat.
"Saudara-saudara, jangan ragu-ragu. Kita buktikan, kalau niat kita bersih, tidak mencuri uang rakyat, kita berbuat untuk kepentingan rakyat dan bangsa kita, kita tidak perlu ragu-ragu, tak perlu sedikitpun gentar," tegas Prabowo dengan penuh semangat.
Tanggapan atas Kritik dan Fitnah
Prabowo yang juga mantan Menteri Pertahanan (Menhan) ini menyadari bahwa dalam menjalankan pemerintahan yang bersih, kritik dan cacian akan selalu ada. Namun, ia mengajak seluruh anggotanya untuk tidak menghiraukan fitnah yang datang dari pihak-pihak yang tidak senang dengan pemerintahan yang bersih.
"Kita pasti dimaki, difitnah, karena banyak kekuatan yang senang dengan keadaan penuh korupsi dan penipuan. Mereka ingin kaya di atas penderitaan rakyat kecil. Kalau kita dihantam fitnah, terima itu sebagai kebanggaan. Kita terus laksanakan kebenaran," tutur Prabowo menutup arahan.
Retreat Kabinet Merah Putih ini menjadi momen penting untuk menyelaraskan visi, memperkuat koordinasi, dan menyemangati seluruh jajaran pemerintah dalam menjalankan agenda kerja prioritas untuk Indonesia maju.
Artikel Terkait
Korupsi Tambang dan Sawit Rugikan Negara Rp186,48 Triliun, Menteri Keuangan Akan Gunakan AI
Ustaz Abdul Somad Unggah Penolakan Ceramah, Tersangka Korupsi Haji Gus Yaqut Jadi Sorotan
Gus Yahya PBNU Buka Suara Soal Adiknya, Gus Yaqut, Jadi Tersangka Korupsi Kuota Haji
BNPB Hentikan Pencarian Korban Bencana Sumut & Sumbar 2026: Data Korban & Status SAR