Banyak Anggota Dewan Lulusan Paket C, Ini Kata Mendikdasmen Abdul Muti

- Jumat, 23 Januari 2026 | 22:00 WIB
Banyak Anggota Dewan Lulusan Paket C, Ini Kata Mendikdasmen Abdul Muti

Mu’ti memberikan contoh berdasarkan kunjungannya ke sebuah PKBM di Majalengka yang memiliki lebih dari 300 peserta didik. “Pesertanya ratusan, dan yang paling banyak justru Paket C,” katanya. Temuan ini menunjukkan bahwa pendidikan kesetaraan menjadi pilihan realistis bagi masyarakat yang tidak bisa mengakses sekolah formal.

Penataan Ketat untuk Keberlanjutan Program

Di sisi lain, Mu’ti menekankan perlunya penataan yang lebih ketat dalam pengelolaan PKBM. Hal ini penting mengingat seluruh peserta program kesetaraan menerima Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP). Pemerintah harus memastikan tidak terjadi penyimpangan, baik secara administratif maupun akademik.

“Kami pastikan tidak boleh ada yang lompat-lompat. Paket C lulus dulu, Paket B menyusul. Itu tidak boleh terjadi lagi,” tegas Mu'ti, menekankan pentingnya kelulusan sesuai jenjang yang berlaku.

Strategi Peningkatan Rata-rata Lama Sekolah

Penguatan PKBM disebut sebagai salah satu strategi pemerintah untuk menurunkan angka putus sekolah sekaligus meningkatkan rata-rata lama belajar masyarakat. Saat ini, Kemendikdasmen telah memiliki direktorat khusus yang menangani pendidikan informal dan nonformal.

“Ini cara yang kami lakukan agar angka putus sekolah bisa dikurangi dan angka lama belajar bisa kita tingkatkan,” pungkas Mendikdasmen Abdul Mu’ti.


Halaman:

Komentar