Badan Anggaran DPR Harus Dibubarkan? Analisis Lengkap & Solusi Pengganti

- Sabtu, 14 Februari 2026 | 07:25 WIB
Badan Anggaran DPR Harus Dibubarkan? Analisis Lengkap & Solusi Pengganti

Cakupan tugas DPR sebagai lembaga legislatif idealnya jauh berbeda dengan eksekutif. Di negara maju, anggota kongres lebih fokus pada pengawasan dan perumusan kebijakan strategis. Pembahasan RUU bukan kegiatan rutin tahunan yang membebani anggaran, karena undang-undang yang dibuat telah dirancang untuk mampu menjawab tantangan masa depan.

Artinya, seorang anggota DPR atau kongres seharusnya adalah sosok profesional yang memiliki keahlian di bidangnya, baik dari latar politik maupun latar belakang pendidikan fungsionalnya. Dengan kompetensi yang memadai, ia seharusnya tidak lagi bergantung pada Tenaga Ahli (TA) dalam jumlah besar.

Fungsi Pengawasan dan Kedekatan dengan Rakyat

Aktivitas pengawasan anggota DPR yang ideal justru lebih banyak dilakukan di daerah pemilihannya. Hal ini memastikan kedekatan dengan konstituen dan akuntabilitas. Anggota DPR seharusnya bertempat tinggal di rumahnya sendiri, bukan malah berorientasi pada perolehan rumah dinas atau fasilitas materiil lainnya.

Amanah utama wakil rakyat adalah menyejahterakan seluruh rakyat Indonesia, bukan mengutamakan kepentingan pribadi atau sanak kerabat.

Pentingnya Rekrutmen dan Kualifikasi yang Ketat

Masalah mendasar sering bermula dari proses rekrutmen. Di banyak sistem yang ideal, kualifikasi dan track record calon anggota legislatif diperiksa ketat sejak awal. Jika seleksi hanya berbasis pada kekuatan finansial, wajar jika orientasi material lebih menonjol. Sebuah pertanyaan reflektif: jika gaji dan berbagai tunjangan tetap dihapuskan, apakah masih akan ada yang berlomba-lomba menjadi wakil rakyat?

Pertanyaan ini menyentuh jantung dari motivasi dan integritas dalam menjalankan fungsi kenegaraan.


Halaman:

Komentar