Pelajar MTS Tewas Diduga Dihantam Helm Personel Brimob di Tual, Polri Janji Proses Hukum
Seorang pelajar berusia 14 tahun bernama Arianto Tawakal meninggal dunia pada Kamis, 19 Februari. Ia diduga menjadi korban aksi kekerasan yang dilakukan personel Brimob berinisial MS di Kota Tual, Maluku Tenggara. Kasus ini viral di media sosial dan mendapat sorotan publik.
Kronologi Kejadian Pelajar Tewas di Tual
Peristiwa tragis ini terjadi saat Arianto berboncengan dengan kakaknya, Nasri Karim, menggunakan sepeda motor. Saat melaju di jalanan menurun, seorang personel Brimob berinisial MS diduga tiba-tiba menghantam Arianto yang duduk di belakang menggunakan helm. Hantaman tersebut menyebabkan korban tersungkur dan terseret sepeda motor.
Arianto sempat dievakuasi ke RSUD Karel Sadsuitubun. Namun, akibat luka berat yang diderita, ia dinyatakan meninggal dunia pada pukul 13.00 WIT.
Respon dan Pernyataan Mabes Polri
Menyikapi kasus ini, Mabes Polri melalui Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Johnny Edison Isir, menyampaikan pernyataan resmi pada Sabtu, 21 Februari.
Artikel Terkait
Santri 12 Tahun Tewas dengan Luka Bakar di Sukabumi, Diduga Dianiya
Bocah 12 Tahun di Sukabumi Meninggal Didianiaya Ibu Tiri: Kronologi & 5 Fakta Terbaru
Oknum Brimob Aniaya Siswa Madrasah di Tual Tewas: Kronologi & Proses Hukum Polda Maluku
Sumber Dana Ipda Purnomo: Dari Tunjangan Polisi Hingga YouTube untuk Bantu ODGJ & Guru PPPK