Menteri PU Dody Hanggodo Terbata-bata Saat Dicecar DPR Soal Anggaran Bencana
Suasana tegang terjadi dalam rapat kerja Komisi V DPR dengan Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/1/2026). Rapat yang membahas penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat ini memunculkan kritik terbuka terhadap skema anggaran yang digunakan.
Menteri PU, Dody Hanggodo, terpantau terbata-bata saat memberikan penjelasan mengenai pola pembiayaan penanganan bencana. Sikap ini langsung memicu respons keras dari anggota dewan.
Kritik Terbuka dari Wakil Ketua Komisi V DPR
Ridwan Bae, Wakil Ketua Komisi V DPR, secara terbuka mempertanyakan pola penganggaran yang dinilai kerap mengganggu alokasi program rutin kementerian. Padahal, Kemen PU memiliki kelembagaan khusus untuk penanganan bencana.
"Anggaran Bapak kan cukup, (tapi anggaran) dicopot sini dicopot sana untuk membiayai persoalan bencana kita," kritik Ridwan Bae.
Penjelasan Menteri PU yang Picu Reaksi
Menanggapi kritik tersebut, Menteri Dody Hanggodo menjelaskan bahwa praktik di lapangan seringkali mengharuskan penunjukan penyedia jasa terlebih dahulu, baru diikuti proses pembiayaan. "Kami biasanya nunjuk penyedia jasa, Pak, utang dulu nanti kemudian baru pelaksanaan. Kalau sekarang kan sudah ada Keppres ya, Pak," jelasnya.
Artikel Terkait
Prodem Peringatkan Prabowo: Jangan Pindahkan Polri dari Bawah Presiden, Ini Bahayanya
Kontroversi SP3 Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis: Jungkir Balik Keadilan Restoratif?
Prodem Minta Polri Tetap di Bawah Presiden, Ini Alasan dan Surat untuk Prabowo
SP3 Eggi Sudjana Bermasalah Hukum: Pengamat Soroti Penerapan Restorative Justice