Lokasi kejadian di Blok Cepu diketahui cukup terpencil, berjarak sekitar 15 kilometer dari kantor administrasi utama PT Antam di Nanggung. Hal ini diperkirakan dapat mempengaruhi kecepatan respons dan proses evakuasi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kecamatan Nanggung masih menunggu informasi lebih lanjut dari Antam mengenai perkembangan situasi, penyebab munculnya asap, proses evakuasi, dan data resmi korban.
Diduga Ledakan dan Kadar Gas Berbahaya Tinggi
Sebelumnya, Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menyebutkan adanya indikasi ledakan di tambang emas Antam tersebut. Tim gabungan Forkopimda telah diterjunkan ke lokasi, namun upaya mendekat masih terhambat.
"Anggota belum bisa masuk lokasi. Kadar CO2 masih tinggi," ujar Wikha saat dikonfirmasi. Kondisi ini menyulitkan tim evakuasi untuk segera memasuki tempat kejadian perkara (TKP) guna melakukan penyelamatan.
Perkembangan lebih lanjut mengenai insiden kecelakaan tambang emas di Bogor ini masih terus ditunggu. Upaya penyelamatan dan evakuasi diperkirakan akan berlangsung dalam kondisi yang sulit akibat tingginya kadar gas berbahaya di lokasi.
Artikel Terkait
Insiden Guru vs Siswa SMKN 3 Tanjabtim Viral: Kronologi Lengkap & Tindakan Disdik Jambi
Yoon Suk Yeol Dituntut Hukuman Mati: Kronologi, Fakta, dan Jadwal Sidang Terbaru
Cara Efektif Menggunakan AI PPT Maker: Panduan Lengkap 2025 untuk Konversi Teks ke Slide
Residivis Ponorogo Bobol Rumah Tetangga 3 Jam Setelah Bebas dari Penjara