NARASIBARU.COM - Ione Belarra, penjabat Menteri Hak Sosial Spanyol, telah menyarankan agar Israel dihadapkan ke Mahkamah Pidana Internasional (International Criminal Court/ICC) atas tuduhan "kejahatan perang." Belarra menyampaikan pandangannya dalam sebuah video yang mencakup tudingan terhadap Uni Eropa dan Amerika Serikat terlibat dalam kejahatan perang yang dijalankan oleh Israel, seperti yang dikutip oleh surat kabar Spanyol, El Mundo, yang dirilis pada Selasa (17/10).
Menteri ini mendesak komunitas internasional untuk secara tegas mengutuk Israel dan membawanya ke pengadilan ICC. Ia juga merasa prihatin terhadap apa yang dia sebut sebagai "genosida yang telah direncanakan" yang terjadi saat ini di Jalur Gaza.
Setelah sepuluh hari berlalu sejak konflik meletus dengan kelompok Palestina, Hamas, Israel terus melancarkan serangan udara dan menerapkan blokade di Jalur Gaza. Dampaknya sangat meresahkan, di mana lebih dari satu juta penduduk Gaza, hampir setengah dari total populasi, terpaksa mengungsi dari wilayah tersebut.
Gaza kini berada dalam krisis kemanusiaan yang mengkhawatirkan. Wilayah ini mengalami pemadaman listrik yang menyeluruh, sementara persediaan makanan, bahan bakar, dan obat-obatan semakin menipis.
Sementara itu, banyak warga sipil Gaza yang terpaksa meninggalkan rumah mereka, khususnya di bagian utara, setelah menerima peringatan dari Israel untuk segera meninggalkan daerah tersebut.
Artikel Terkait
Pria Tertua Arab Saudi Meninggal di Usia 142 Tahun, Tinggalkan 134 Keturunan
KSPI dan Partai Buruh Tolak Penghapusan Pilkada Langsung, Khawatirkan Upah Buruh Tertekan
SBY Peringatkan Bahaya Konflik: Persaudaraan Kunci Utama Bangsa Kuat
Gus Yaqut Tersangka Korupsi Kuota Haji 2024: Kronologi, Kerugian Negara, dan Respons Yudo Sadewa