"Siapa pun sama, termasuk nanti calon wali kota dari orang Depok. Karena ada orang Depok yang tidak paham dengan Depok, karena Depok hanya dijadikan tempat tidur saja. Ini orang ngga kenal Depok," paparnya.
Menurutnya menjadi Wali Kota Depok artinya pengabdian bekerja untuk masyarakat dan memimpin rakyat.
"Kalau sudah jadi wali kota dia kerja untuk masyarakat Kota Depok, wali kota sebagai pemimpin rakyat," ucap Mohammad Idris.
Nama Kaesang Pangarep menjadi perbincangan hangat karena didorong ikut maju sebagai calon Wali Kota Depok. Relawan Ganjar Pranowo (GP) Center mengunakan poster dengan narasi dukungan Kaesang Pangarep di Pilkada Depok 2024 di media sosial.
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pun tidak ingin ketinggalan momen dengan memasang billboard Kaesang di Jalan Margonda.
Sumber: tempo
Artikel Terkait
Bahlil di Depan Prabowo: Komitmen Swasembada Energi Hingga Rela Beri Nyawa
Luhut Bantah Punya Saham Toba Pulp Lestari: Klarifikasi Lengkap dan Usulan ke Prabowo
PDIP Tolak Pilkada via DPRD, Usung E-Voting untuk Tekan Politik Uang
Menko Pangan Zulkifli Hasan Tinjau SPPG Kalikajar Wonosobo, Staf Bersihkan Sepatunya