Refly Harun juga menjelaskan bahwa dalam pertemuan di Solo tersebut, hadir dua orang saksi yaitu seorang polisi aktif dan dua orang relawan Jokowi. Meski demikian, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis bersikukuh menolak untuk meminta maaf.
"Tapi oleh termul digoreng beritanya bahwa BES dan DHL (Damai Hari Lubis) minta maaf," sambung Refly membacakan isi pesan lanjutan.
Alasan penolakan itu, menurut isi pesan yang dibacakan, adalah karena keyakinan Eggi Sudjana bahwa hingga saat ini Jokowi tidak memiliki ijazah asli, khususnya ijazah SMA. Dalam pertemuan tersebut, ijazah asli juga diklaim tidak ditunjukkan.
"Terutama ijazah SMA. Dan dalam pertemuan tersebut juga tidak ditunjukkan ijazah aslinya. Ini yang paling penting dan mendasar," pungkas Refly Harun mengutip pesan tersebut.
Artikel Terkait
Pilkada Tidak Langsung: Krisis Parpol & Penolakan Publik Terungkap dalam Data Survei
Ijazah Jokowi Dipertanyakan: Transkrip Sarjana Muda vs Gelar Sarjana Penuh, Ini Fakta Sidang KIP
Bahlil di Depan Prabowo: Komitmen Swasembada Energi Hingga Rela Beri Nyawa
Luhut Bantah Punya Saham Toba Pulp Lestari: Klarifikasi Lengkap dan Usulan ke Prabowo