Kabar lainnya juga menyebut ada sebuah transaksi, di mana jika suara Ganjar tidak menyentuh 20 persen dari seluruh jumlah pemilih yang sah, ia dituntut investor untuk mengembalikan dana kampanye sedikitnya 50 persen.
Karena hal ini, Ganjar diduga terus melancarkan isu dan narasi kecurangan pemilu. Bahkan Eks Gubernur Jawa Tengah ini sempat melobi anggota DPR, namun sejumlah kader PDIP enggan menanggapi. Hal ini dilakukan Ganjar, tak lain bertujuan untuk menghindari utang kampanye.
Sumber: inilah
Artikel Terkait
PKB Dukung Prabowo 2 Periode, Tapi Cawapres 2029 Masih Misteri
Jokowi Gabung PSI: Strategi Politik atau Upaya Pengaruhi Kasus Hukum?
Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Ditahan KPK, Warganet Sindir Mulyono dari Solo
Juda Agung Dilantik Jadi Wamenkeu: Profil, Karier BI-IMF, dan Kekayaan Rp56 Miliar