Adapun reshuffle yang dilakukan oleh Presiden Prancis, Emanuel Macron karena akan ada Olimpiade Paris pada Juli hingga Agustus mendatang.
Selain itu, di Prancis akan ada pemilihan parlemen, di mana Macron diprediksi akan kalah, imbas dari adanya demo besar-besaran terkait usia pensiun yang dirasa tidak masuk akal beberapa waktu lalu.
Macron diprediksi akan kalah dari oposisi sayap kanan di bawah komando Marine Le Pen. Emanuel Macron juga diprediksi akan melakukan perombakan kabinet secara besar-besaran minggu ini.
Hal ini sebagai upaya dari Emanuel Macron untuk mempertajam timnya agar ia bisa bertahan untuk masa jabatannya selama tiga tahun mendatang.
Apa yang telah dilakukan oleh Emanuel Macron dengan memilih Gabriel Attal sebagai Perdana Menteri adalah untuk membentuk pemerintahan, sebagaimana dilansir oleh AFP.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: lombokinsider.com
Artikel Terkait
Mulai 1 Februari 2025, Elpiji 3 kg Tak Lagi Dijual di Pengecer
Peringatan BMKG: Gempa Megathrust Mentawai-Siberut Tinggal Menunggu Waktu, Bisa Capai M 8.9
Prihatin Soal Konflik PKB vs PBNU, Komunitas Ulama dan Nahdliyin Keluarkan 9 Rekomendasi
Cabut Pasal Penyediaan Alat Kontrasepsi, DPR: Jangan Buka Ruang Generasi Muda untuk Berzina!