"Prabowo Subianto ingin menstabilkan partai-partai politik pendukungnya itu agar tidak bermanuver," kata Adi lewat kanal YouTube miliknya, Senin 17 Februari 2025.
Dengan solidnya dukungan, pemerintahan Prabowo nantinya dapat lebih leluasa menjalankan berbagai program strategis, seperti makan bergizi gratis, kesehatan gratis, serta program pembangunan perumahan rakyat.
"Kalau koalisi ini permanen, maka kebijakan pemerintah bisa berjalan lancar," sambungnya.
Namun, wacana ini juga menuai pro dan kontra. Beberapa pihak menilai bahwa koalisi permanen bisa mengurangi dinamika politik dan fungsi check and balance dalam pemerintahan.
Jika koalisi permanen benar-benar terwujud, lanskap politik Indonesia dalam lima tahun ke depan bisa mengalami perubahan besar
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Luhut Kritik OJK: Komisioner Terlalu Berkuasa & Usul Rekrut Anak Muda
Strategi Demokrat Tolak Pilkada DPRD: Persiapan AHY Menuju Pilpres 2029
Presiden Prabowo Minta Kumpulkan Video Ejekan Program MBG, Capai 60 Juta Penerima
Analisis Jokowi: Gibran Diprediksi Tetap Jadi Cawapres Prabowo di Pilpres 2029